November
05
Alam Taro adalah majalah dinding
Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Nama Alam Taro diambil dari potongan ayat
pertama surat Al-Fiil dalam Al-Qur’an, yang berarti “Apakah kamu tidak
melihat?”
Sesuai dengan arti dalam
Al-Qur’an, makna mading Alam Taro adalah ajakan bagi seluruh masyarakat MAN
Wlingi untuk rajin melihat Mading MAN Wlingi. Diawali dengan melihat, kemudian tertarik
dengan isi madingnya, dan berakhir dengan menikmati informasi yang disajikan
dalam mading Alam Taro.
Mading Alam Taro telah dibuat
oleh Tim Jurnalistik dan OSIS MAN Wlingi sejak tahun 2006. Dan mulai
mendapatkan popularitas pada tahun 2008, karena Tim Taro (Tim Mading Alam Taro
MAN Wlingi) berhasil meraih juara kedua kompetisi Mading Jurnalistik Patria
yang diselenggarakan di SMKN 1 Blitar. Sejak saat itu, para siswa MAN Wlingi
semakin tertarik untuk ‘melihat’ Mading Alam Taro.
Dengan bergantinya para pengurus
Manjour (MAN Wlingi Journalist), Mading Alam Taro semakin mendapatkan
pembaharuan. Baik dari segi desain, jumlah rubrik, dan materi yang disajikan.
Materi yang dipilih bukan hanya materi asal tempel agar mading terisi
saja, namun para Tim Taro selalu berusaha keras mencari tema dan mendesain
mading sebagus dan sebaik yang mereka bisa agar Mading Alam Taro tidak jenuh
untuk dinikmati.
Tim Taro sediri terdiri dari
Manjour kelas X yang didampingi oleh Pengurus Manjour Komisi D (Kelas XI).
Manjour kelas X dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang bertugas mengisi
Mading Alam Taro setiap minggu. Hasil mading mereka pun akan dinilai oleh
Pengurus Manjour Komisi D. Dan sebagai reward, bagi kelompok terbaik akan mendapatkan
hak istimewa dari Pembina Jurnalistik MAN Wlingi setiap akhir semester.