twitter
rss

November 05

Foto-foto ini merupakan foto pengalaman pertama bagi angkatan Camelo Mahawira dalam memasang mading Alam Taro. Meskipun dibawah guyuran air hujan, tapi tetap terasa menyenangkan.






  



November 05

PHOENIX (Photo and Note's Plankx) merupakan gagasan baru Manjour (MAN Wlingi Journalist) angkatan Camelo Mahawira (2014) untuk mengabadikan setiap karya fotografi Manjour dan sebagai sarana penyalur inspirasi masyarakat Madrasah Aliyah Negeri Wlingi melalui sticky note.


Dalam kebudayaan Mesir kuno, burung Phoenix merupakan simbol keabadian. Begitu pula PHOENIX MAN Wlingi. Berbagai moment di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Wlingi maupun karya fotografi hasil bidikan kamera manjour yang lain akan diabadikan melalui PHOENIX ini.

Ada sebuah legenda yang menceritakan bahwa air mata burung Phoenix mampu menyembuhkan luka di tubuh. Terinspirasi dari legenda tersebut, note yang ditempel di PHOENIX bukan hanya tulisan untuk berbagi pikiran dan perasaan saja, namun diharapkan note-note ini bisa memberikan inspirasi, menghibur, dan menyembuhkan luka-luka pembaca dengan semangat yang dibagikan oleh para penulis note.

Mungkin akan terjadi kontra terhadap pemakaian nama Phoenix di lingkungan MAN Wlingi. Namun perlu diketahui bahwa penggunaan nama Phoenix adalah sebagai singkatan Photo and Note’s Plank. sehingga papan ini sama sekali tidak berisi hal-hal yang berbau magis maupun ketuhanan non islam yang lain.

Redaksi PHOENIX memberikan aturan bagi masyarakat MAN Wlingi yang ingin berbagi inspiring note, silahkan menghubungi anggota Manjour atau datang langsung ke Ruang Jurnalis MAN Wlingi. Dengan catatan, note tidak boleh mengandung unsur SARA atau hal-hal yang menurut redaksi tidak nyaman untuk ditampilkan.

So, enjoy our creation guys! (mail) 

November 05

Madrasah Aliyah Negeri Wlingi, sebagai salah satu sekolah menengah umum yang berciri khas agama Islam yang diselenggarakan oleh Departemen Agama, memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, meningkatkan pengetahuan siswa untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian yang dijiwai ajaran agama Islam, serta meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitarnya yang dijiwai ajaran agama Islam.
Jurnalistik sebagai organisasi sekaligus program Pengembangan Diri sekolah memiliki program kerja bulanan yang selaras dengan tujuan pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Yakni pembuatan Buletin AN-NABA’ yang bertujuan untuk menyebarkan pengetahuan dan kesenian serta mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial yang dijiwai dengan ajaran agama islam.

Buletin AN-NABA’ merupakan buletin yang setiap edisinya terbit sebulan sekali. Pembuatan buletin ini diprakarsai oleh Manjour angkatan Annuciata Ousten (Masa Bakti 2014-2015). Istilah An-Naba’ diambil dari salah satu surat dalam Al-Qur’an, yakni surat An-Naba’ yang berarti berita besar. Sesuai dengan arti surat An-Naba’, buletin AN-NABA’ berisi materi edukatif dan inspiratif yang bermanfaat bagi para pembaca.
Edisi pertama terbit pada bulan januari 2014 dengan rubrik sebanyak tiga kolom. Desain awal buletin pun masih sangat sederhana dengan sistem cetak monochrome (satu warna). Dengan bertambahnya minat dan masukan dari pembaca selama enam kali waktu terbit, redaksi buletin AN-NABA’ berusaha memperbaiki isi dan tampilan buletin AN-NABA’ pada edisi ke-tujuh dan seterusnya sehingga menjadi lebih segar dan lebih menarik bagi pembaca.

Beberapa perbaikan yang redaksi lakukan adalah:

  1. Menjadikan buletin AN-NABA’ menjadi full colour.
  2. Memperbanyak jumlah rubrik, sehinggan buletin AN-NABA’ memiliki enam rubrik menarik seputar ilmu pengetahuan dan jurnalistik MAN Wlingi. Diantaranya adalah Rubrik Foto, Realisasi Ayat Al-Qur’an, Breaking News, Info Toga (Tanaman dan Obat-obatan), Rubrik Bahasa, dan Kolom Sponsor.
  •     Rubrik Foto, berisi kumpulan foto pilihan Jurnalis MAN Wlingi tentang kegiatan di MAN Wlingi dan sekitarnya dalam waktu satu bulan.
  •      Realisasi Ayat Al-Qur’an, merupakan penggambaran menarik tentang kegiatan atau peristiwa teraktual dalam satu bulan yang direfleksikan dengan salah satu ayat dalam Al-Qur’an. Dalam hal ini redaksi telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan guru Agama MAN Wlingi atau tokoh agama (Kyai, Ustadz, dsb.).
  •    Breaking News, merupakan kolom info-info tentang berita pilihan teraktual di MAN Wlingi dan sekitarnya dalam rentang waktu satu bulan.
  •     Info Toga (Tanaman dan Obat-obatan), merupakan informasi tanaman obat yang bisa ditemukan di sekitar tempat tinggal pembaca yang disajikan secara unik dan menarik. Info Toga ini selaras dengan program Adiwiyata sekolah yang merupakan program unggulan MAN Wlingi.
  •    Rubrik Bahasa, merupakan penyajian kosakata/kiasan dalam bahasa Inggris-Arab-Indonesia untuk membentuk lingkungan bahasa di MAN Wlingi.
  •     Kolom Sponsor, merupakan bentuk kerjasama sosial antara tim jurnalis MAN Wlingi dengan pihak sponsor yang disajikan dalam bentuk iklan cetak.
    3. Memperluas distribusi buletin, bukan hanya di sekolah-sekolah saja, tetapi juga melalui blog Manjour          (MAN Wlingi Journalist) [http://manwlingijurnalis.blogspot.com/] dan Page Facebook MANJOUR (MAN      WLINGI JOURNALIST).
    4. Bekerjasama dengan sponsor sehingga menciptakan hubungan timbal balik yang bermanfaat dan saling           menguntungkan.

Pembuatan Buletin AN-NABA’ adalah salah satu Program Kerja Organisasi Jurnalistik sekaligus kegiatan integratif yang dilaksanakan oleh civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri Wlingi yang tergabung dalam Pengembangan Diri Jurnalistik MAN Wlingi. Agenda ini merupakan bentuk tanggung jawab dan proses pembelajaran redaksi untuk menjadi generasi jurnalis muslim muda yang cerdas, inovatif, kreatif, profesional dan berakhlaqul karimah sesuai dengan cita-cita Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Serta dengan berbagai pembaharuan, diharapkan buletin AN-NABA’ semakin menjadi kebanggaan bagi Manjour dan Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. (mail)

November 05

Alam Taro adalah majalah dinding Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Nama Alam Taro diambil dari potongan ayat pertama surat Al-Fiil dalam Al-Qur’an, yang berarti “Apakah kamu tidak melihat?”
Sesuai dengan arti dalam Al-Qur’an, makna mading Alam Taro adalah ajakan bagi seluruh masyarakat MAN Wlingi untuk rajin melihat Mading MAN Wlingi. Diawali dengan melihat, kemudian tertarik dengan isi madingnya, dan berakhir dengan menikmati informasi yang disajikan dalam mading Alam Taro.

Mading Alam Taro telah dibuat oleh Tim Jurnalistik dan OSIS MAN Wlingi sejak tahun 2006. Dan mulai mendapatkan popularitas pada tahun 2008, karena Tim Taro (Tim Mading Alam Taro MAN Wlingi) berhasil meraih juara kedua kompetisi Mading Jurnalistik Patria yang diselenggarakan di SMKN 1 Blitar. Sejak saat itu, para siswa MAN Wlingi semakin tertarik untuk ‘melihat’ Mading Alam Taro.

Dengan bergantinya para pengurus Manjour (MAN Wlingi Journalist), Mading Alam Taro semakin mendapatkan pembaharuan. Baik dari segi desain, jumlah rubrik, dan materi yang disajikan. Materi yang dipilih bukan hanya materi asal tempel agar mading terisi saja, namun para Tim Taro selalu berusaha keras mencari tema dan mendesain mading sebagus dan sebaik yang mereka bisa agar Mading Alam Taro tidak jenuh untuk dinikmati.

Tim Taro sediri terdiri dari Manjour kelas X yang didampingi oleh Pengurus Manjour Komisi D (Kelas XI). Manjour kelas X dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang bertugas mengisi Mading Alam Taro setiap minggu. Hasil mading mereka pun akan dinilai oleh Pengurus Manjour Komisi D. Dan sebagai reward, bagi kelompok terbaik akan mendapatkan hak istimewa dari Pembina Jurnalistik MAN Wlingi setiap akhir semester.

Meskipun detik akan berganti menit dan berakhir pada pergantian masa, semoga Mading Alam Taro akan terus menjadi inspirasi dan kreasi masyarakat Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Jadi, apakah kamu tidak (ingin) melihat? (mail)

November 05

Mediasi adalah kependekan dari Media Informasi MAN Wlingi. Mediasi merupakan majalah Madrasah Aliyah Negeri Wlingi yang terbit setiap satu semester sekali. Edisi pertama Mediasi pada tahun 2009 dengan tebal 60 halaman full colour dan didesain secara langsung oleh tim layouter Mediasi yang saat itu bernama Eye Shadow.


Mediasi disusun oleh redaksi yang terdiri dari Pengurus Jurnalistik kelas XI. Rubrik yang ditawarkan oleh mediasi cukup beragam. Diantaranya adalah: Dari Redaksi, Fokus Utama, Tajuk Rencana, Surat Pembaca, Cerpen, Med Excul, Renungan, Med Music, Profil Guru, Med Voice, News Flash, Opini, Profil, Resensi film, Resensi buku, Info Fashion, Serba-serbi, Prestasi MAN Wlingi, Horizon, Did You Know?, Tips, Luar Pagar, Liputan Khusus, Artikel (OSIS, PMR, Guru), Info Travelling, dan Madani berbicara.


Pembuatan majalah Mediasi bertujuan untuk membangkitkan ‘rasa’ gemar membaca di kalangan Madrasah Aliyah Negeri Wlingi. Jadi demi mewujudkan tujuan tersebut, C-team (Mediasi Tim) berusaha mendesain isi majalah yang sesuai dengan ‘selera’ pembaca, khususnya masyarakat MAN Wlingi. (mail)

November 05

Manjour (MAN Wlingi Journalist) resmi diakui menjadi sebuah organisasi di MAN Wlingi pada tahun 2006. Namun para pengurus Manjour periode 2008 telah memperkirakan bahwa sebenarnya Manjour sudah ada di Madrasah Aliyah Negeri Wlingi dengan format program kerja OSIS atau belum berupa organisasi resmi Jurnalistik sebelum tahun 2006. Meskipun begitu, sampai saat ini para pengurus Manjour periode 2014-2015 belum menemukan bukti yang pasti kapan sebenarnya Organisasi Jurnalistik di MAN Wlingi ini mulai dibentuk.



Nama Manjour sendiri baru dirumuskan pada tahun 2008. Saat itu, Para pengurus Organisasi Jurnalistik MAN Wlingi berpikir keras bagaimana agar Organisasi Jurnalistik di MAN Wlingi lebih dikenal oleh para masyarakat MAN Wlingi, terutama di kalangan para siswa. Dan dengan berbagai pilihan nama, akhirnya disepakati nama Manjour yang merupakan kependekan dari MAN Wlingi Journalist, sebagai istilah tim jurnalistik di MAN Wlingi. Nama ini awalnya terasa aneh, namun keanehan inilah yang membuat Manjour semakin dikenal di kalangan siswa MAN Wlingi. Selain itu, kata ‘manjour’ jika dibaca dengan Bahasa Jawa, akan berbunyi ‘manjor’ atau ‘manjur’ yang artinya mujarab atau benar-benar besar dayanya. Sehingga diharapkan dengan nama Manjour, tim jurnalistik MAN Wlingi semakin gencar berinisiatif dan berkreasi dalam bidang jurnalistik serta mampu menyebarkan budaya jurnalistik beserta tulis-menulis di lingkungan MAN Wlingi.

Jurnalistik MAN Wlingi bertujuan untuk menciptakan jurnalis muslim muda yang cerdas, inovatif, dan kreatif. Hal ini ditandai dengan visi Manjour, yaitu:
  1. Jurnalis muslim muda yang berbudi.
  2. Jurnalis muslim muda yang mempunyai pemikiran pembaruan.
  3. Jurnalis muslim muda yang menciptakan hal-hal baru.

Untuk mewujudkan visi di atas, tentunya Manjour memiliki misi, yaitu:
  1. Memberikan pendidikan dan pelatihan intensif bagi Manjour dalam bidang jurnalistik, kepenulisan, komunikasi, dan organisasi.
  2. Memberikan kebebasan berpikir bagi Manjour untuk membuat program kerja organisasi sesuai dengan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki.
  3. Memberikan kesempatan bagi Manjour untuk mewujudkan program kerja organisasi sesuai dengan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki.

Pada tanggal 23 Mei 2014, Jurnalistik MAN Wlingi genap berusia sembilan tahun. Jika diibaratkan dengan manusia, saat ini Organisasi Jurnalistik MAN Wlingi masih berada di kelas 3 Sekolah Dasar. Dengan usia yang masih dini, tentunya Manjour masih membutuhkan banyak sekali pengetahuan dan pelatihan untuk membentuk suatu budaya jurnalistik di MAN Wlingi. Sehingga Manjour masih belajar untuk menyempurnakan berbagai kekurangan dan mencoba meningkatkan potensi sebagai seorang jurnalis muda yang kompeten.

Sesungguhnya di setiap kesusahan, pasti ada kemudahan. Dan dimana ada kemauan, pasti disitu ada jalan. Jadi, baik hari ini maupun di masa mendatang, Manjour akan selalu bersemangat mencapai cita-cita Jurnalistik Madrasah Aliyah Negeri Wlingi.

Bukankah hidup adalah perjuangan? Kita adalah kebanggaan masa depan. (mail)

November 03

Kaleodoskop ini kami buat berdasarkan data yang kami peroleh dari masing-masing organisasi di MAN Wlingi. Namun beberapa panitia merasa kesulitan untuk memperoleh informasi dari ketua panitia, sehingga hasil kegiatan yang berhasil kami rangkum dalam kaleodoskop ini hanya sebagian kecil saja.
Kami selaku tim Manjour akan berusaha lebih keras tahun ini sehingga kaleodoskop tahun depan akan lebih sempurna.

Let's check this out!









Followers